Maaf jika aku terlalu keras

Aku orang yang keras
Belumlah menjadi kelebihanku untuk menyampaikan dengan santun, lembut, tenang menenangkan
Pun demikian, hatiku tidaklah membatu

Aku menerima setiap kebaikan dan kebenaran yang kalian berikan
Yang dibungkus dengan raut kata manis maupun dilempar banting dengan sadis
Aku terima, simpan, lakukan, dan berterima kasih karenanya

Sangat amat kubiasakan menyampaikan dengan lebih santun, lembut, tenang menenangkan

Tapi jika aku masih terlalu keras
Jika penilaianku terlalu tegas, sikapku terlalu lugas, dan bahasaku masih terlalu beringas
Jangan benci dengan yang ku sampaikan jika itu kebenaran
Meskipun belum bisa kubungkus dengan raut kata manis

Mudah-mudahan hatimu juga tidaklah membatu

-Dari sahabatmu yang keras.
Karena¬†disampaikan dengan baik atau tidak, kebenaran tetaplah kebenaran”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s