Tumis sayuran warna-warni

Saya dan suami (berusaha) untuk suka banget dan sesering mungkin makan sayuran. Dan untuk sayuran, paling baik adalah dengan melakukan sesedikit mungkin proses pengolahan, bahkan ga diolah (misalnya salad baik salad lokal kayak lalapan atau karedok, maupun salad non lokal yg pake mayones ituhh). Tapi kan gimana gitu ya kalo makan mentahan terus, secara kami berdua belum terbiasa makan sesehat itu.

Atau sayur yang dikukus. Karena dengan mengukus (dibanding merebus), zat-zat bermanfaat dalam sayuran ga terbuang ke air, waktu masak relatif singkat (karena suhu uap dari air mendidih lebih panas dari air panas), dan warna tetep bagus. Menurut buku tips masaknya Wied Harry, 70% gizi sayuran larut air rusak ketika merebus sayuran. Tapi ya gitu, ada jenis pangan tertentu untuk waktu tertentu, krn ga setiap saat juga enak makan sayuran kukus ya.

Sebagai mantan anak kos yang hobi (di)masak(in), paling gampang ngolah sayuran itu kalo ga ditumis ya disop. Jadi weh pas di rumah tangga juga seringnya nyayur tumisan atau sop-sopan. Tumisan paling enak, apa aja bisa dimasukin ke tumisan. Kalo males masak, dari sayuran sampe lauk-lauk lainnya bisa saya masukin ke tumisan. Oke masuk deh ke tipsnya ya daritadi preambule alias pembukaannya udah lama dan alay banget (maapin).

Kita mulai dari bahan baku. Sayuran apapun bisa ditumis. Kalo main dishnya sayuran, berarti tumisannya musti banyak sayurnya ya, jangan banyak bahan pelengkap kayak seafood, daging, bakso, dll. Lain lagi kalo tumisan yg lain, ada di posting yg lain :). Sayurannya bisa sekitaran wortel, brokoli, paprika, kol, tomat, timun, kacang panjang, buncis, jamur, aneka sayuran hijau kayak daun singkong, daun pepaya, daun bayam, daun katuk, daun kangkung, dan daun-daunan lainnya (kecuali daun salam, daun jeruk).

Bumbunya apaan? ini bumbu yang mudah ditemukan sehari-hari, kl abis bisa minta tetangga dan kemungkinan besar akan dikasih; bawang merah, bawang putih, lada, garam, gula pasir/merah (optional), dan aneka bumbu sesuka hati. Untuk citarasa Indonesia (sotoy), bumbunya bisa itu aja. Untuk citarasa unik enak bisa bereksperimen dengan bubuk jinten (sy paling suka pake ini kl di dalam tumisannya ada tambahan daging dkk nya) atau oregano (untuk citarasa ngawur kayak saya). Bagaimana dengan bumbu-bumbu lain yang rada.. er.. out of the box, hehehe, kayak lengkuas? biasanya mereka saya tambahin untuk tumisan spesifik (opo meneh) atau tumisan yang sayurnya dominan satu aja, kayak tumis kacang panjang, tumis buncis, atau tumis labu siem/gambas (tergantung daerah). Terakhir siapin tepung maizena yg sudah dilarutkan dalam sedikit air, kalo suka hasil tumisan yg agak kental. Jumlah tepungnya sedikit aja, untuk 2 porsi tumisan sy pake 1 sdm tepung maizena ke dalam beberapa sdm air suhu ruang.

Nah  gimana masaknya? mulai dari numis bumbunya dulu, apapun bumbu yang kalian gunakan, tumislah duluan kecuali yg bubuk2 seperti garam, lada, gula dll (kayaknya semua udah tau ya). Terus bahan/sayuran yang pualing keras/lama matengnya seperti wortel, kentang dimasukin duluan, tambahin air. Tutup sebentar. Masukin yang kekerasannya di bawahnya, kayak brokoli. Tunggu sampe rada habis airnya, trus masukin sayur-sayuran lainnya, oseng-oseng sekeren mungkin. Tambahkan bahan pelengkap yg sudah matang (misal. telur urek-urek, bakso, otak-otak). Tambahkan larutan maizena (sambil dikecilin dikit apinya). Tambahkan bumbu yang bubuk-bubuk. Matikan apinya.

Ha-hal yang perlu diperhatikan.
1. Dalam menumis sayuran, apinya harus besar, kayak di abang-abang tukang capcay gitu. Supaya sayurannya cepet mateng dan warnanya masih bagus pas mateng.
2. Sebaiknya menambahkan bahan pelengkap yang sudah matang (bisa direbus atau dikukus dulu), kl frozen food kayak bakso kan biasanya sudah matang, telur urek-urek juga digoreng orak-arik dulu sebelum menumis.
3. Jangan lupa, masaknya harus secepat mungkin, jangan terlalu penuh dengan sayuran ya wajannya, nanti susah bolak-baliknya.
4. Sebaiknya g usah pake penyedap yaaa. kecuali darurat, misalnya saking ga enaknya masakannya, daripada sayang dibuang gak papa deh dikasih penyedap/msg (happen to me several times 😐 ).

Sekian posting kali ini. Semoga bermanfaat. Nanti foto-fotonya diupdate. Sekali lagi saya hanyalah seorang irt newbie, mohon maaf jika masih banyak salah dan kurang-kurang. Kl ada yang berkenan mengoreksi atau menambahkan, atau pengalaman ketika memasak, ditunggu di comment. Salam ibu rumah tangga gaul! Wassalamualaikum Wr Wb. 😀

Advertisements

2 thoughts on “Tumis sayuran warna-warni

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s