Bagimu yang Mudah atau Sedang Marah

Assalamualaikum Wr Wb, dear readers, please welcome my first post in April! 😀

Being busy lately, internet connection yg sering down, dan wordpress yg sering eror visual editornya, bikin males posting.. (*alasan). Hehe, but sekarang mudah-mudahan udah bisa sering posting, karena Alhamdulillah sudah kesampaian punya modem yang akhirnya bisa menembus benteng sinyal di Talaga Bestari ini. 🙂

Kebetulan minggu lalu saya beserta beberapa sahabat datang ke kajian bulanan Aa Gym di Masjid Istiqlal yang temanya membahas mengenai MARAH. Di posting ini saya akan share mengenai hasil kajiannya. 🙂

Suasana kajian
Suasana kajian

“MARAH merupakan salah satu hal yang sangat efektif mengotori hati. Tapi juga sangat efektif mengubah seluruh paradigma diri kita jika kita bisa mengendalikannya.”

لا تغضب ولك الجنة
“Jangan marah, maka bagimu surga” (HR.Thabrani)

Bahkan Rosulullah SAW pun berwasiat juga dalam hadist yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari,

““Dari Abu Hurairah r.a. sesungguhnya seseorang bertanya kepada Rasulullah saw. : (Ya Rasulallah) nasihatilah saya. Beliau bersabda : Jangan kamu marah. Seseorang itu menanyakan hal itu berkali-kali. Maka beliau bersabda : Jangan engkau marah.” (HR. Bukhori)”

Kenapa sih jangan marah? itukan manusiawi, normal, emosi spontan, dan Continue reading Bagimu yang Mudah atau Sedang Marah

Advertisements

Ikhlas

Assalamualaikum Wr Wb.

Lamaaa kali rasanya tidak isi blog ini, maklum yah belum menemukan pemecahan masalah untuk konektivitas internat yang sangat complicated di Cikupa ini. Anyway, selamat membaca posting kali ini ya, yang materinya saya dapatkan dari om ketika pengajian keluarga Sabtu kemarin.

Cerita dulu boleh ya,
“Seorang lelaki dengan penghasilan pas-pasan hidup berdua dengan istrinya. Penghasilannya sebulan tidak menentu, kadang lebih, tak jarang juga kurang, tapi cukuplah untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya dengan istrinya. Pada suatu Jum’at, ia mendapatkan penghasilan sebesar Rp 100.000. Kehidupan yang pas-pasan membuatnya terlatih untuk segera membagi uangnya dalam pecahan-pecahan yang lebih kecil untuk dialokasikan ke masing-masing kebutuhan. Disimpanlah Rp 1000 rupiah di saku kemejanya, Rp 50.000 di saku celana kanannya, serta sisanya di saku celana kirinya, lalu berangkatlah ia shalat Jum’at.
Ketika sedang mendengarkan khutbah Jum’at, lelaki itu ketiduran. Ia terbangun kaget Continue reading Ikhlas

Karena kita bukan kartini

Sahabatku,
Kita memang berhak bekerja, berpetualang, dan belajar dimana saja
Memenuhi diri dengan ilmu, wawasan, dan keterampilan
Berbakti pada orang tua, bermanfaat bagi orang lain, membangun negara, memajukan bangsa…
Belajar sama kerasnya dan mencari ilmu sama banyaknya dengan para lelaki

Tapi jangan lupa, hak kita tersimpan penuh di Continue reading Karena kita bukan kartini

Portofolio Sedekah -by Ust. Jamil Azzaini

Anjuran sedekah merebak dimana-mana. Namun ketahuilah, sedekah tidak boleh asal sedekah. Sedekah itu ada ilmunya. Sungguh rugi bila kita sedekah tapi tak bernilai ibadah. Lantas, kemana sedekah yang tepat agar menjadi lebih manfaat dan mendatangkan pahala berlipat?

Sebelum Anda sedekah pastikan terlebih dahulu bahwa kebutuhan keluarga Anda terpenuhi. Sebab, sedekah untuk keluarga dan orang yang menjadi tanggungan itu hukumnya wajib sementara untuk orang lain hukumnya sunnah.

Ibnu Atha’illah penulis buku Al-Hikam pernah menyampaikan, “Di antara tanda mengikuti hawa nafsu adalah bersegera melakukan amalan sunnah namun malas menunaikan amalan wajib.”

Setelah keluarga dan orang yang menjadi tanggungannya terpenuhi, sedekah akan lebih baik diberikan kepada kerabat terdekat. Rasulullah pernah bersabda, Continue reading Portofolio Sedekah -by Ust. Jamil Azzaini